DAFTAR SEKARANG

Self Healing dalam Islam untuk Mendekatkan Diri pada Allah

Self Healing dalam Islam

Daftar Isi

Self healing dalam Islam, kira-kira seperti apa? Maraknya penyebutan istilah self healing, semakin membuat banyak orang bertanya-tanya, terlebih bagi para muslim.

Bagi beberapa orang istilah tersebut hanya dianggap foya-foya atau tidak ada manfaatnya. Namun, dalam pandangan Islam, self healing bisa dengan melakukan hal-hal yang menyenangkan, bermanfaat, dan bernilai ibadah.

Self Healing dalam Islam
Farah.ID

Self Healing dalam Islam untuk Mengingat Allah SWT

Self healing bisa kita gunakan sebagai metode untuk mengingat Allah SWT. Entah itu dengan mendalami ajaran Islam maupun mensyukuri nikmat yang telah Allah SWT berikan.

Cara self healing cukup beragam, mulai dari mengikuti kajian, sholawatan, hingga membaca Al Quran. Untuk lebih jelasnya, mari simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Kajian

Cara self healing dalam Islam pertama kali yang bisa dilakukan oleh siapa saja yakni dengan mengikuti kajian. Di Indonesia sudah banyak ustad yang sangat pandai dalam memberikan dakwah.

Bahkan, mereka juga dijuluki sebagai ustad milenial. Contohnya ada Ustadz Abdul Somad, kemudian ada Ustadz Adi Hidayat, Ustadz Handy Bonny, Ustadz Salim a Fillah, Ustad Agam dan masih banyak lagi yang lainnya.

Sudah sangat wajar apabila kita mengidolakan bagaimana cara ustad tersebut dalam membawakan dakwah. Para ustad ini juga mempunyai jadwal rutin dakwah yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Misalnya saja Anda mengidolakan Ustad Somad atau Ustadz Adi Hidayat. Sebagai salah satu upaya self healing guna mendapatkan ketenangan dalam diri karena stres  memikirkan kehidupan dunia dan lainnya, Anda bisa mengikuti kajian dari ustadz yang diidolakan tersebut.

Setelah mengikuti kajian tersebut Anda bisa mood kembali dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terlebih untuk menjalankan ibadah kepada Allah. Agar lebih tenang, Anda juga bisa mengajukan pertanyaan supaya mendapatkan jawaban yang lebih tepat.

Mengikuti kajian tidak hanya mendapatkan pahala, akan tetapi juga ilmu yang bermanfaat. Dengan ilmu agama yang semakin luas, kehidupan Anda akan lebih terarah.

Tak hanya itu, dengan mengikuti kajian kita bisa mendapatkan banyak teman. Bersama dengan kumpulan orang-orang yang sholeh dan sholehah, membuat kita selamat dunia dan akhirat.

Sholawatan

Selain mengikuti acara kajian ustadz favorit, Anda juga bisa sholawatan. Perlu Anda pahami bahwa self healing dalam islam itu tidak harus melulu pergi jauh ke suatu tempat.

Sebab, belum tentu hal tersebut bisa memberikan ketenangan. Mungkin, sejenak kita bisa lupa tentang apa yang membuat kita merasa stress ataupun kehilangan fokus. Namun, belum tentu kita akan merasa tenang.

Semua yang terjadi di dunia ini adalah sebuah ketetapan dari Allah SWT yang Maha menciptakan. Kemanapun kita akan pergi, jika kita tidak mengingat Allah SWT dan mengutamakan-Nya maka kita tidak akan merasa tenang.

Dalam Al Quran surat Ar-Ra’d ayat 28 sudah dijelaskan. Dimana, hanya dengan mengingat Allah SWT, maka hati akan menjadi lebih tenang dan tentram “.

Saat ini acara sholawatan sudah digelar di mana-mana. Anda bisa menyesuaikan lokasi di mana Anda tinggal untuk mengikuti sholawatan sebagai salah satu upaya menghilangkan stress atau self Healing.

Saat ini juga sedang populer mengikuti kajian atau sholawat sabilu Taubah atau Gus Iqdam. Bisa juga mengikuti shalawat serta kajian Kyai Haji Anwar Zahid, Habib Biddin, Gus Zaidan Yahya, atau Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf.

Dengan membaca shalawat  kita bisa lebih dekat dengan Allah SWT. Selain itu, kita juga bisa mendapatkan syafaat dari Nabi Muhammad SAW.

Selain merasa tenang dan tentram, mengikuti sholawatan juga membuat kita mendapatkan pahala. Apalagi, membaca shalawat salah sunnah yang dianjurkan terlebih ketika pada malam Jumat.

Mendekatkan Diri Kepada Allah

Pada intinya, self healing dalam Islam itu segala hal yang membuat kita lebih dekat dengan Allah SWT. Selain dengan mengikuti kajian ataupun sholawatan, sholat juga menjadi salah satu caranya.

Mungkin semula kita hanya melaksanakan sholat wajib, kita bisa memulai untuk melaksanakan sholat sunnah juga. Tidak hanya itu saja, membaca Al Quran dan memperbanyak dzikir kepada Allah SWT merupakan cara self healing untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Kemudian, melakukan amal kebaikan, sedekah dan yang lainnya, termasuk cara agar kita mendapatkan ketenangan dalam hidup. Kita hanya seorang hamba yang diciptakan oleh Allah SWT untuk tinggal di Bumi ini.

Kita bisa mendapatkan ketidaknyamanan serta rasa khawatir dan rasa tidak tenang itu dimanapun dan kapan saja. Rasa tersebut ada karena keimanan kita sedang menurun atau kita jauh dari pertolongan dan perlindungan Allah.

Karena itulah, self healing dalam Islam harus benar-benar kita lakukan. Agar nantinya ibadah kita semakin khusyuk dan lebih dekat dengan Allah. Sehingga segala hal yang mustahil bisa dikabulkan. Jangan pernah berhenti berusahalah untuk menjadi seorang hamba yang lebih baik.

+ artikel

K.H Syaefudin, M.Pd.I adalah seorang ulama yang telah mendalami pendidikan formal dan non-formal dalam agama Islam. Dengan pengalaman beragam, seperti menjadi pemimpin pondok pesantren, pengajar, dan pembimbing haji, ia telah berkontribusi dalam menyebarkan ajaran Islam serta mendidik generasi muda. Selain itu, K.H Syaefudin juga memiliki pengalaman dalam media dan dakwah, menjadikannya sosok yang berperan penting dalam pengembangan keilmuan Islam dan pendidikan agama di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dibuka Pendaftaran Santri Baru 2023-2024